|
Keutamaan Menghafal Al Qur'an |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Saturday, 26 December 2009 03:05 |
|
Banyak hadits Rasulullah SAW yang mendorong untuk menghafal Al Quran, atau mebacabya di luar kepala, sehingga hati seorang individu Muslim tidak kosong dari sesuatu bagian dari kitab Allah SWT. Seperti dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas secara marfu: "Orang yang tidak mempunyai hafalan Al Quran sedikitpun adalah seperti rumah kumuh yang mau runtuh". (Hadits diriwayatkan oleh Tirmizi dari Ibnu Abbas (2914), ia berkata hadits ini hasan sahih). Dan Rasulullah SAW memberikan penghormatan kepada orang-orang yang mempunyai keahlian dalam membaca Al Quran dan menghafalnya, memberitahukan kedudukan mereka serta mengedepankan mereka dibandingkan orang lain. Dari Abi Hurairah r.a. ia berkata: Rasulullah SAW mengutus satu utusan yang terdiri dari beberapa orang. Kemudian Rasulullah SAW mengecek kemampuan membaca dan hafalan Al Quran mereka: setiap laki-laki dari mereka ditanyakan sejauh mana hafalan Al-Quran-nya. Kemudian seseorang yang paling muda ditanya oleh Rasulullah SAW :"Berapa banyak Al Quran yang telah engkau hafal, hai fulan?" ia menjawab: aku telah menghafal surah ini dan surah ini, serta surah Al-Baqarah. Rasulullah SAW kembali bertanya: "Apakah engkau hafal surah Al-Baqarah?" Ia menjawab: Betul. Rasulullah SAW bersabda:"Pergilah, dan engkau menjadi ketua rombongan itu!". Salah seorang dari kalangan mereka yang terhormat berkata: Demi Allah, aku tidak mempelajari dan menghafal surah Al-Baqarah semata karena takut aku tidak dapat menjalankan isinya. Mendengar komentar itu, Rasulullah SAW bersabda: "Pelajarilah Al Quran dan bacalah, karena perumpamaan orang mempelajari Al Quran dan membacanya, adalah seperti tempat bekal perjalanan yang diisi dengan minyak misik, wanginya menyebar ke mana-mana. Sementara orang yang mempelajarinya kemudian dia tidur -dan dalam dirinya terdapat hafalan Al Quran- adalah seperti tempat bekal perjalanan yang disambungkan dengan minyak misik" (Hadits diriwayatkan oleh Tirmizi dan ia menilainya hadits hasan (2879), dan lafazh itu darinya. Serta oleh Ibnu Majah secara ringkas (217), Ibnu Khuzaimah (1509), Ibnu Hibban dalam sahihnya (Al Ihsaam 2126), dan dalam sanadnya ada 'Atha, Maula, Abi Ahmad, yang tidak dinilai terpecaya kecuali Ibnu Hibban). |
|
Read more...
|
Read 1 Comments... >>
|
Written by Administrator
|
|
Wednesday, 09 December 2009 00:09 |
|
Ini bukan jenis monyet spesies baru tapi sebuah add-on yang dapat dipakai di browser Mozilla Firefox. Monyet yang dimaksud bernama Greasemonkey. Menurut bang Wiki Greasemonkey adalah : "Greasemonkey is a Mozilla Firefox add-on that allows users to install scripts that make on-the-fly changes to HTML web page content on the DOMContentLoaded event, which happens immediately after it is loaded in the browser (also known as augmented browsing). As Greasemonkey scripts are persistent, the changes made to the web pages are executed every time the page is opened, making them effectively permanent for the user running the script" Entah mengapa saya lagi ketagihan make add-on ini. Soalnya emang bener-bener luar biasa. Nuhun pisan buat Aaron Boodman dan kawan-kawan yang telah menciptakan Greasemonkey ini. Secara singkat kali ini saya akan bahas untuk para pemain Neopets. Greasemonkey bisa menjadi alternatif solusi bila anda sudah mulai stuck bermain neopets. Tapi harus sedikit cerdik dan berhati-hati dalam penggunaanya, soalnya bisa-bisa akun anda kena beku karena anda telah melakukan kecurangan. Hal-hal yang bisa mempermudah anda dalam bermain Neopets adalah menjawab pertanyaan Daily Puzzle secara otomatis, ke Healing Spring secara otomatis setiap 30 menit, Mengerjakan Fearie Crossword secara otomatis, bisa menggunakan shop wizard padahal anda sedang kena quest, bermain Pyramid sepuasnya secara otomatis, bermain Cliff Hanger secara otomatis, dan banyak hal-hal otomatis atau kemudahan lainnya yang dapat anda peroleh bila anda memakai si monyet. |
|
Last Updated ( Wednesday, 09 December 2009 00:16 )
|
|
Read more...
|
Read 0 Comments... >>
|
Bahaya Dihydrogen Monoxide |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Monday, 02 November 2009 23:21 |
Attention : Please read all this article carefully before you put a comment (Tolong baca baik-baik keseluruhan artikel ini sebelum ngasih komen) Saya jadi teringat sebuah perkuliahan di semester II tahun ajaran 2008/2009. Saat itu mata kuliah yang diajarkan adalah kimia dasar IIA, mungkin karena para mahasiswa sudah mulai suntuk atau udah ga konsen lagi soalnya hari Jum'at bakalan ada UTS, atau bahkan udah kaga ngerti lagi apa yang diterangkan dosen di depan, sang dosen yang tidak ingin saya sebutkan namanya memulai memecahkan sebuah es (ice breaking). Jadi tulisan ini berdasarkan pemaparan sang dosen kimia jadi setidaknya bernilai 'ilmiah'. Sebelumnya mari kita mulai dengan sebuah pertanyaan simpel. Siapa yang suka minum teh dalam kemasan (botol atau tetra pack, di sini ga nyebut merk loh)? Dan tahukah anda bahwa teh tersebut isinya lebih dari 80% mengandung suatu senyawa hidroksil yang juga dipakai pada reaktor nuklir? Senyawa tersebut dinamakan Dihydrogen Monoxide atau bisa kita singkat sebagai DHMO. Bahkan hampir semua produk minuman dalam kemasan mengandung senyawa DHMO ini. DHMO ini mempunyai sifat merusak karena merupakan senyawa yang paling banyak dikandung pada saat hujan asam. Selain dipakai pada reaktor nuklir DHMO ini juga merupakan limbah sampingan dari berbagai macam industri, misalnya pada industri makanan dan minuman. Bila jumlahnya berlebihan maka dapat menyebabkan longsor dan disinyalir juga salah satu faktor yang menjadi penyebab karatan pada besi. DHMO ini juga bisa menjadi semacam doping bagi atlet yang kelelahan. Para ilmuwan juga meneliti bahwa DHMO ini juga kadang-kadang ditemukan dalam penyakit kanker dan tumor pada manusia Lebih gilanya lagi, DHMO ini juga bertanggung jawab terhadap berbagai bencana yang terjadi di dunia. Termasuk pada saat tsunami di Aceh yahun 2004, disinyalir bahwa DHMO sangat berperan bagi efek kerusakan yang ditimbulkan akibat tsunami. Lumpur panas Lapindo juga mengandung senyawa DHMO ini. Dan yang paling mengerikan adalah 70% tubuh kita (CMIIW) mengandung senyawa ini dan di dunia ini senyawa ini sangat melimpah ruah apalagi di Indonesia (nah lho....!!!). Nah sekarang pasti bingung kan senyawa apa yang dimaksud, kok rasanya baru denger dan ga pernah terpublikasi oleh media massa mengenai dampak dari DHMO ini bahkan yang terjadi di Indonesia aja pas ada tsunami atau lumpur lapindo DHMO ga pernah disebut-sebut. Sebenernya sudah sering banget lho, tapi kita aja yang ga nyadar. Bila dilihat dari bahasa di berari dua, sedangkan mono berarti satu. Jadi ada dua atom hidrogen dan satu atom oksigen. Jreeeng.... Tadaaa... jadi DHMO itu tak lain dan tak bukan as known as water/cai/air/acqua. Jadi ga usah takut sama hal-hal yang di sebutin di atas. Wajar aja kalau teh itu pasti mengandung yang namanya air. Hujan asam emang isinya batu? Pasti hujannya air-air juga kan? Terus pada reaktor nuklir dipake, ya iyalah, buat ngedingininnya. Hubungan dengan tsunami ya tentu aja tsunami kan air juga. Dan ditubuh kita kan mayoritas adalah cairan dan tidak lain adalah air. Jadi terkadang kita ini suka melihat sesuatu dari kulit luarnya saja tanpa tahu apa yang ada di dalamnya. Kita mudah sekali terpengaruh isu-isu yang keliahatannya besar tapi kalau dikaji lebih dalam sebenarnya hanya sepele. Dan satu hal lagi, pentingnya ilmu biar kita ga mudah buat dibodoh-bodohin. Sering kali kita memforward sebuah berita dari email dan milis tanpa kita kaji lebih dalam lagi, yang ujung-ujungnya menyusahkan orang lain. FYI : ini merupakan sebuah hoax yang umurnya sudah cukup lama tersebar. Menurut Wikipedia hoax ini sudah beredar dari tahun 1990. Jujur tulisan saya agak sedikit lebay ga sesuai dengan kronologis pas kuliah. Referensi : 1. http://en.wikipedia.org/wiki/Dihydrogen_monoxide_hoax 2. http://www.dhmo.org/facts.html (dijamin bakalan ketawa, karena kita merasa dibodohi) |
|
Last Updated ( Tuesday, 08 December 2009 22:05 )
|
Read 0 Comments... >>
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, 01 September 2009 20:12 |
Kita sudah sering mendengar pernyataan harta yg berkah. Masalahnya, apakah harta yg berkah (baroqah) itu sebenarnya? Banyak definisi mengenai harta yg berkah. Jadi, penjelasan di artikel ini sekedar melengkapi saja dari definisi-definisi yg telah ada selama ini. Harta yg berkah adalah harta yg didapat dengan cara yg halal, yg membawa manfaat tidak hanya bagi diri sendiri tapi juga bagi orang lain/masyarakat sekitar. Dengan demikian, harta yg berkah tidak dipengaruhi oleh banyak/sedikitnya harta yg dimiliki. Contoh harta yg berkah, kita bisa lihat dari seseorang, katakanlah pegawai kecil. Penghasilannya mungkin pas-pasan, setara dengan UMR. Dia punya 1 istri, dan katakanlah 5 orang anak. Namun, dari penghasilannya yg (menurut kebanyakan orang) pas-pasan, ternyata dia bisa menyekolahkan 5 anaknya hingga lulus kuliah. Kasus yg lebih ekstrim, aku pernah membaca cerita seorang sarjana, lulusan S2 dari luar negeri. Saat ditelusuri latar belakangnya, ternyata ayahnya bekerja sebagai tukang beca. Jika dipikir dengan logika manusia, berapa sih penghasilan tukang beca? Tapi kenapa dia bisa menyekolahkan anaknya hingga lulus kuliah? Contoh harta yg tidak berkah juga sangatlah banyak, salah satunya artikel ini. Contoh lainnya, kita bisa perhatikan pada pengeluaran yg kita lakukan. Jika pengeluaran kita lebih banyak untuk membayar biaya pengobatan, lalu ongkos kecelakaan, kerusakan, dan lain-lain, maka kita mesti waspada, barangkali harta yg kita miliki bukanlah harta yg berkah. Kita cek lagi, bagaimana harta itu kita peroleh. Apakah hasil menipu orang, membuat orang sengsara, atau jika memang dirasa kehalalannya memang sudah ok, kita cek juga. Apakah kita sudah mengeluarkan zakat? Seberapa sering kita berinfaq? Shodaqoh? Infaq? Bisa jadi ketidakberkahan harta kita karena masih banyak hak-hak orang lain, terutama fakir miskin, yg masih tertahan. Akibatnya, bisa dipastikan Allah SWT akan memaksa kita mengeluarkan harta kita untuk hal-hal yg sebenarnya tidak perlu. Jadi, untuk mendapatkan harta yg berkah syaratnya adalah 1. Dapatkan harta dg cara yg halal. 2. Bersihkan harta kita dari hak-hak orang lain. Insya Allah jika 2 hal di atas sudah dipenuhi, harta yg kita dapatkan akan menjadi harta yg berkah. Satu hal lagi, suatu kesalahan yg sering didogmakan para ulama kepada masyarakat kita. Dogma tersebut adalah Biar hartanya sedikit, yang penting berkah. Terus terang, aku menentang keras dogma tersebut! Memangnya umat Islam tidak boleh kaya? Padahal jika harta makin banyak, serta berkah, maka manfaatnya terhadap masyarakat luas akan semakin besar pula. Jadi, saudaraku, cari harta sebanyak-banyaknya dan jadikan harta tersebut harta yg berkah! Sumber: on net. ---------------------------------------- Semoga Bermanfaat... Selamat Menjalankan Ibadah Puasa.. |
Read 0 Comments... >> |
|