|
Using of Fluxgate Magnetic Sensor for Measuring Vibration |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Sunday, 22 August 2010 22:39 |
|
Diambil dari Laporan RBL (Research Based Learning) Mata Kuliah Sistem Instrumentasi Semester Genap 2009/2010 Abstract Fluxgate is a sensor to measure the magnetic field. With its ability to detect weak magnetic field, fluxgate can be used as a vibration sensor. It works based on the change distance between sensor probe and vibration object. From the measurement of vibration the amplitude as a function of voltage and the frequencies can be obtained. This work is for determining the optimum distance of the sensor to the object that vibrates. For vertical measurement the shielding are required to have an optimum result. The optimum distance from the sensor to the object that vibrates (d) for the horizontal measurement is from 3-3.5cm and 1,5-2cm for vertical measurement. Keywords: amplitude, fluxgate sensor, frequency, vibration sensor download file : (extension .docx) RBL report |
Read 0 Comments... >>
|
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, 18 May 2010 02:16 |
|
Semester ini saya mengambil mata kuliah Studi Literatur Fisika atau biasa disebut SLF. Kebetulan sekali saya mendapatkan seorang dosen yang sungguh inspired. Beliau adalah Pak Mikrajuddin Abdullah. Salah satu rangkaian kuliah bersama beliau yang saya dapatkan adalah bagaimana caranya agar kita bisa mendapatkan jurnal secara gratis. Sesuai dengan kemajuan zaman yang semakin pesat, teknologi internet merupakan hal biasa yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Alasan sulit mendapatkan jurnal bisa dibilang merupakan alasan yang basi karena kita bisa mencarinya di internet. Permasalahannya muncul ketika jurnal-jurnal yang tersedia di internet terutama jurnal-jurnal terkemuka seperti dari springer atau physical review aksesnya terbatas khusus member mereka saja atau khusus orang-orang yang berduit yang sudah berlangganan. Kembali lagi alasan sulit mencari jurnal baik yang dikeluarkan oleh dosen, mahasiswa, atau peneliti dikeluarkan karena keterbatasan biaya yang dimiliki tidak bisa berlangganan jurnal tersebut. Mencoba berlangganan pun tampaknya bukan keputusan yang bijak mengingat biaya yang dikeluarkan bisa ratusan bahkan ribuan dollar (untuk institusi atau lembaga) yang ingin berlangganan jurnal tersebut. Tetapi kebutuhan akan jurnal tidak pernah berhenti. Pertanyaannya apakah kita perlu mencuri untuk mendapatkan sebuah jurnal dari penerbit terkemuka yang mewajibkan kita harus membayar (berlangganan)??? Jawabannya bisa iya atau tidak, tergantung bagaimana caranya anda memandang. Tahukah anda bahwa cukup banyak jurnal gratis yang bisa kita download dan bermutu? Bahkan jurnal yang diterbitkan di jurnal internasional semacaram Physical review pun dapat kita download secara gratis! Jawabannya adalah anda hanya perlu sedikit pengetahuan dan trik untuk mendapatkan jurnal gratis di internet. |
|
Last Updated ( Tuesday, 18 May 2010 10:39 )
|
|
Read more...
|
Read 4 Comments... >>
|
Written by Administrator
|
|
Thursday, 13 May 2010 18:58 |
|
Istilah time travel atau penjelajahan waktu mungkin sudah sering kita dengar. Sejak kita kecil kita telah mengenal Doraemon dengan mesin waktunya yang dapat membawa Doraemon beserta Nobita dan kawan-kawan berpergian dari satu zaman ke zaman lainnya. Salah satu karakter fiktif yang sangat berkaitan dengan time travel adalah Hiro Nakamura salah satu karakter pada film “Heroes”, pada film ini Hiro memiliki kemampuan untuk berpindah dari masa depan ke masa lalu dan juga sebaliknya. Contoh-contoh tersebut menunjukkan bahwa time travel merupakan sesuatu yang sudah dimajinasikan oleh banyak orang. Bahkan tanpa disadari sesungguhnya kita juga merupakan penjelajah waktu karena setiap aktivitas yang kita lakukan merupakan sebuah peristiwa yang bergerak pada dimensi waktu. Tetapi bagaimana jika kita ingin melakukan perpindahan waktu secara langsung misalnya dari tahun 2010 kita ingin berpindah ke tahun 2200 seperti yang dilakukan mesin waktu Doraemon dan Hiro, mungkinkah time travel ini dapat dilakukan?. Melalui makalah ini akan dilakukan pembahasan mengenai time travel dalam sudut pandang Teori Relativitas Khusus.
Sejarah Perkembangan Teori Time Travel Sudah sejak lama ilmuwan mempertanyakan mengenai time travel tetapi sejak sekian lama pula jawabannya tidak ditemukan. Baru ketika Einstein mengemukakan teori Relativitas Khusus-nya lah para Ilmuwan mulai menemukan titik terang pada permasalahan ini. Dalam teori relativitas khusus terdapat hal-hal fundamental yang membuat time travel mungkin terjadi. Beberapa hal fundamental tersebut adalah pada relativitas khusus waktu relatif sehingga waktu yang dialami oleh orang yang bergerak akan berbeda dengan waktu yang dialami oleh pengamat. Perkembangan mengenai time travel juga semakin berkembang saat dikembangkannya teori relativitas umum. Pada relativitas umum terdapat konsep seperti wormhole yang memungkinkan time travel. |
|
Last Updated ( Thursday, 13 May 2010 23:38 )
|
|
Read more...
|
Read 1 Comments... >>
|
Solusi Modul 5-FTTM A 2010 |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Friday, 16 April 2010 23:54 |
|
Soal 1 (fungsi isbagi). Peserta diminta untuk membuat sebuah fungsi yang dapat menentukan sebuah bilangan itu bisa dibagi dengan sebuah bilangan lain atau tidak. Fungsi yang dibuat mempunyai dua parameter masukan dan parameter keluaran adalah integer, jika bilangan pertama dibagi bilangan kedua mempunyai sisa 0 maka keluaran fungsi adalah 1, sebaliknya maka keluaran fungsi adalah 0. Fungsi akan digunakan dan dinilai pada fungsi main Soal 2 (prosedur perkalian). Peserta diminta untuk membuat sebuah prosedur yang dapat meminta user untuk menentukan berapa angka yang akan dikalikan, setelah itu akan meminta bilangan sebanyak apa yang user minta dan mengalikannya satu-persatu. Prosedur yang dibuat mempunyai satu parameter output yaitu hasil perkalian. Hasil penambahan dipakai diluar prosedur atau tidak terserah pada praktikan. Prosedur akan digunakan dan dinilai pada fungsi main.
Soal 3 [Rekursif bilangan] Perhatikan barisan bilangan dibawah ini : 1 3 6 10 15 21 . ........... Kita definisikan sebuah fungsi bernama bilKeN (int N) logika untuk mendapatkan rumus rekursif barisan diatas adalah sebagai berikut: Bilangan ke – 3 adalah bilangan ke 2 ditambah dengan 3 Bilangan ke – 2 adalah bilangan ke 1 ditambah dengan 2 Bilangan ke – 1 adalah satu Dimana, fungsi akan mengembalikan bilangan ke – N contoh: bilKeN (1) = 1 bilKeN (3) = 6 jadi, bilKeN(N) = bilKeN(N - 1) + N yang berarti bilKeN merupakan bilangan ke – N pada barisan bilangan diatas. Tugas Anda adalah mengimplementasikan fungsi diatas dengan menggunakan teknik REKURSIF. Anda DILARANG menggunakan teknik looping / perulangan. Jika Anda menggunakan teknik looping / perulangan, hasil jawaban Anda tidak akan dinilai. Fungsi rekursif akan digunakan dan dinilai pada fungsi main. Setiap soal diatas dibuat dalam 1 file, yang nantinya akan diimplementasikan pada 1 fungsi main, fungsi main itu ada di bawah, silahkan ditambahkan sesuai keinginan praktikan, yang penting minimal harus seperti dibawah :
int main () { int a,b,c,d; // membuat variabel cout << "masukkan bilangan1: "; cin >> a; cout << "masukkan bilangan2: "; cin >> b; cout << "apakah bilangan 1 bisa dibagi bilangan 2?(jika bisa nilainya 1, jika tidak nilainya 0): "<< isbagi(a,b)<< "\n"; // nomor 1 perkalian(c); //nomor 2 cout << "masukkan bilangan3: "; cin >> d; cout << "bilangan ke-"<<d << " adalah: "<< rekursif_bilangan(d); // nomor 3 getch(); return 0; }
jawaban : |
|
Read more...
|
Read 0 Comments... >>
|
Solusi Modul 4-FTTM A 2010 |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Friday, 16 April 2010 23:44 |
|
Soal 1 (keluarkan array level1). Peserta praktikum diminta untuk membuat sebuah program yang bisa mengeluarkan nilai array dimensi 1. User memasukkan bilangan berapapun yang dia mau, berapa kalipun user mau. Lalu saat user memasukkan bilangan 9999 program berhenti meminta masukan user, dan program menampilkan semua angka dari masukan user tersebut. Soal 2 (Keluarkan array level 2). Peserta praktikum diminta untuk membuat sebuah program yang bisa mengeluarkan nilai array dimensi 2. User memasukkan jumlah baris dan jumlah kolom, lalu memasukkan nilai-nilai dalam matriks tersebut, lalu program menampilkan angka-angka seperti masukan user dalam bentuk matriks.
Soal 3 (Max dan Min matrix). Peserta praktikum diminta untuk membuat sebuah program yang bisa mengeluarkan 2 nilai maksimal dan minimal dari matriks. User memasukkan jumlah baris dan jumlah kolom, lalu memasukkan nilai-nilai dalam matriks tersebut, lalu program menampilkan angka-angka seperti masukan user dalam bentuk matriks dan 2 nilai tertinggi dalam matriks tersebut dan 2 nilai terendah dalam matriks tersebut.
Jawaban : |
|
Read more...
|
Read 0 Comments... >>
|
Solusi Modul 3-FTTM A 2010 |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Friday, 16 April 2010 23:38 |
|
Soal 1 (rata-rata). Peserta praktikum diminta untuk membuat sebuah program yang bisa menghasilkan nilai ratarata dari nilai yang diberikan oleh user. User memasukkan bilangan berapapun yang dia mau, berapa kalipun user mau. Lalu saat user memasukkan bilangan 9999 program berhenti meminta masukan user, dan program menampilkan rata-rata dari masukan user tersebut. Soal 2 (belajar menggambar segitiga siku-siku). Peserta praktikum diminta untuk membuat sebuah program yang bisa memunculkan susunan karakter-karakter yang menampilkan bentuk seperti segitiga siku-siku. User diminta untuk memasukkan angka yang menjadi satuan tinggi segitiga siku-siku tersebut, lalu program menampilkan susunan karakter yang menggambarkan segitiga siku-siku dengan tinggi seperti masukan user.
Jawaban : |
|
Read more...
|
Read 0 Comments... >>
|
Solusi Modul 2-FTTM A 2010 |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Friday, 16 April 2010 23:06 |
|
Berikut ini soal dan solusi praktikum PTI-B shift FTTM A tahun 2010 jawaban ini versi saya, jadi kalau anda menemukan kesalahan dalam kode program yang saya buat silahkan tulis di bagian komentar anda. Soal 1 (IP saya semester ini kira-kira berapa?<level 1>). Peserta praktikum diminta untuk membuat sebuah program yang bisa menghasilkan Indeks Prestasi dari nilai-nilai akhir yang dimasukkan oleh user. Nilai A indeks untuk 4, nilai B adalah indeks untuk 3, nilai C untuk indeks 2 , D untuk 1 dan E untuk 0. Buatlah 5 masukan user yang menerima karakter A-E. Dan diakhir program buat IP-nya Dalam program ini, dimisalkan ke-5 mata kuliah mempunyai sks yang sama Contoh tampilan program : Nilai 1 = A Nilai 2 = B Nilai 3 = C Nilai 4 = A Nilai 5 = B Nilai IP = 3,2 Soal 2 (IP saya semester ini kira-kira berapa?<level 2>). Peserta praktikum diminta untuk membuat sebuah program yang bisa menghasilkan Indeks Prestasi dari nilai-nilai akhir yang dimasukkan oleh user. Nilai A indeks untuk 4, nilai B adalah indeks untuk 3, nilai C untuk indeks 2 , D untuk 1 dan E untuk 0. Buatlah 5 masukan user yang menerima karakter A-E. Dan diakhir program buat IP-nya Dalam program ini, ke-5 sks mempunyai sks yang tidak sama sehingga setiap mata kuliah harus diberi masukan sks masing-masing. Dan sks akan masuk menjadi perhitungan dalam penghitungan IP Contoh tampilan program (perhitungan salah) : Nilai 1 = A SKS 1 = 3 Nilai 2 = B Sks 2 = 4 Nilai 3 = C Sks 3 = 5 Nilai 4 = A Sks 4 = 1 Nilai 5 = B Sks 5 = 2 Nilai IP = 3,2 |
|
Last Updated ( Friday, 16 April 2010 23:35 )
|
|
Read more...
|
Read 0 Comments... >>
|
Written by Administrator
|
|
Monday, 25 May 2009 14:36 |
|
Apakah anda percaya dengan pendaratan manusia ke bulan? Apakah anda yakin bahwa Neil Amstrong dengan Selamet sampe ke Bulan? Bagaimanakah penjelasan tentang bendera yang dapat berkibar? Silahkan baca di tulisan berikut ini unduh disini Mohon maaf karena ini tugas mata kuliah presentasi bahasa Inggris, jadi 'terpaksa' menggunakan bahasa Inggris, selamat menikmati! |
Read 3 Comments... >>
|
Written by Administrator
|
|
Wednesday, 08 April 2009 23:20 |
|
Pembahasan Praktikum PTI Hari Senin 6 April 2009 FMIPA A (Versi Saya) IMHO.... Soal 1 (Barisan bilangan habis dibagi tiga). Buatlah sebuah program yang menerima masukan sebuah bilangan integer N. Setelah itu, program akan menampilkan barisan bilangan habis dibagi 3 yang kurang dari atau sama dengan N. Dengan batas bawah adalah angka nol. Contoh tampilan: Masukan sebuah nilai : 7 6 3 0 Contoh tampilan 2: Masukan sebuah nilai : 9 9 6 3 0 Jadi, peserta praktikum diminta untuk membuat barisan bilangan secara terbalik (reverse). Solusi dari saya |
|
Last Updated ( Wednesday, 08 April 2009 23:34 )
|
|
Read more...
|
Read 1 Comments... >> |
|
|
|
|
|
Page 1 of 2 |