| Mencari Jurnal Gratis |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Tuesday, 18 May 2010 02:16 |
|
Semester ini saya mengambil mata kuliah Studi Literatur Fisika atau biasa disebut SLF. Kebetulan sekali saya mendapatkan seorang dosen yang sungguh inspired. Beliau adalah Pak Mikrajuddin Abdullah. Salah satu rangkaian kuliah bersama beliau yang saya dapatkan adalah bagaimana caranya agar kita bisa mendapatkan jurnal secara gratis. Sesuai dengan kemajuan zaman yang semakin pesat, teknologi internet merupakan hal biasa yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Alasan sulit mendapatkan jurnal bisa dibilang merupakan alasan yang basi karena kita bisa mencarinya di internet. Permasalahannya muncul ketika jurnal-jurnal yang tersedia di internet terutama jurnal-jurnal terkemuka seperti dari springer atau physical review aksesnya terbatas khusus member mereka saja atau khusus orang-orang yang berduit yang sudah berlangganan. Kembali lagi alasan sulit mencari jurnal baik yang dikeluarkan oleh dosen, mahasiswa, atau peneliti dikeluarkan karena keterbatasan biaya yang dimiliki tidak bisa berlangganan jurnal tersebut. Mencoba berlangganan pun tampaknya bukan keputusan yang bijak mengingat biaya yang dikeluarkan bisa ratusan bahkan ribuan dollar (untuk institusi atau lembaga) yang ingin berlangganan jurnal tersebut. Tetapi kebutuhan akan jurnal tidak pernah berhenti. Pertanyaannya apakah kita perlu mencuri untuk mendapatkan sebuah jurnal dari penerbit terkemuka yang mewajibkan kita harus membayar (berlangganan)??? Jawabannya bisa iya atau tidak, tergantung bagaimana caranya anda memandang. Tahukah anda bahwa cukup banyak jurnal gratis yang bisa kita download dan bermutu? Bahkan jurnal yang diterbitkan di jurnal internasional semacaram Physical review pun dapat kita download secara gratis! Jawabannya adalah anda hanya perlu sedikit pengetahuan dan trik untuk mendapatkan jurnal gratis di internet. Hasil pemaparan sang dosen dari kuliah tersebut adalah terbongkarnya beberapa situs di internet yang menyediakan jurnal secara gratis. Yang saya catat dari kuliah SLF tersebut di antaranya adalah
Rincian lainnya bisa dibuka di blog Pak Mikra Menggunakan arxiv Tetapi ada satu situs yang menurut saya cukup menarik yaitu http://arxiv.org. Menariknya di sana adalah kita bisa mempubliskan sebuah jurnal tanpa melalui proses pengeditan. Tapi jangan menganggap remeh arxiv lho. Walaupun tanpa pengeditan bukan berarti jurnal yang ada di sana kelas teri atau kelas kampung doang. Banyak juga jurnal-jurnal bermutu yang terbit misalnya di Physical Review nangkring juga di arxiv. Arxiv ini bisa dibilang merupakan sebuah direktori besar dari para dosen atau peneliti bahkan mahasiswa yang ingin mempublikasikan tulisan ilmiahnya. Tidak sedikit juga para penulis di berbagai jurnal internasional sengaja menaruh tulisannya di arxiv sebelum mereka mempublish atau tulisan mereka diterima dan siap diterbitkan oleh sebuah penerbit jurnal. Para penulis banyak menggunakan arxiv karena untuk terbit di sebuah jurnal internasional apalagi yang bergengis dibutuhkan proses yang sangat lama bahkan bisa berbulan-bulan. Sedangkan kadang kalau tulisan mereka adalah sebuah tulisan yang sangat penting dan perlu diketahui oleh khalayak ramai. Oleh karena itu mempublish di arxiv merupakan salah satu jalan keluarnya. Kadang kala si penulis memang sengaja menaruh di arxiv dahulu agar tulisannya dibaca banyak orang agar penerbit jurnal mau menerbitkan tulisannya karena sudah terbukti bahwa tulisannya memang layak untuk dibaca. Kembali lagi saya katakan jurnal Physical Review, karena kebetulan saya sempat mendapat tugas untuk mendownload jurnal yang terbit di sana, banyak sekali tulkisan yang bisa kita temukan di arxiv. Karena memang sang penulis menyengajakan menaruh di sana. Penulis tidak pernah rugi apabila tulisannya dibaca orang secara gratis, karena suatu kebanggaan tersendiri apabila sebuah tulisan disitasi atau dikutip oleh orang lain sebagai referensi. Apabila kita ingin mendapatkan jurnal di arxiv pun sangatlah gampang, tidak perlu pakai proses registrasi. Yang memerlukan proses registrasi adalah apabila kita ingin mempublish tulisan klita. Sangat disarankan apabila ketika kita mendaftar kita menggunakan alamat email dari institusi tenpat kita bernaung dan jangan sekali-kali menggunakan email gratisan seperti gmail atau yahoo mail. Misalnya karena saya mahasiswa ITB, maka ketika mendaftar di arxiv saya harus menggunakan email student saya yang berkestensi @s.itb.ac.id, dan sebagainya. Menggunakan Mesin Pencari Tidak bisa kita pungkiri mesin pencari seperti Google merupakan sahabat kita ketika berselancar di internet. Dengan mesin pencari kita juga bisa mendapatkan banyak hal. Mesin pencari pun sebenarnya dapat kita pakai untuk memperoleh jurnal gratis. Intinya adalah anda hanya perlu cara yang tepat sehingga mbah google bisa mencarikan jurnal gratis kepada anda. Sebagai contoh saya ingin mendapatkan jurnal yang diterbitkan di Physical Review Letters Vol 104 issue ke-7. Tentunya pertama kali yang dilakukan adalah pergi ke webnya physical review letter untuk mencai jurnal yang ingin saya downloa. Misalnya saya ingin mendownload jurnal yang berjudul "Non-classical velocity statistics in a turbulent atomic Bose-Einstein condensate" (lihat gambar)
Kemudian saatnya kita memanfaatkan mesin pencari google. Copy dan paste judul yang kita ingin cari. Triknya di sini adalah kita tambahkan .pdf pada akhir keyword yang kita ketikkan. Sehingga yang kita masukkan ke google menjadi " Non-classical velocity statistics in a turbulent atomic Bose-Einstein condensate.pdf" (lihat gambar)
Maka google akan mencari secara otomatis, dan ternyata jurnal tersebut dengan judul dan pengarang yang sama dapat kita temukan di arxiv (lihat gambar)
Sekarang tinggal kita download saja secara gratis dari arxiv. Dapatlah kita jurnal yang dicari...
Akhir kata selamat mencari jurnal gratis!!! |
| Last Updated ( Tuesday, 18 May 2010 10:39 ) |






Comments