Ñ-Blu Blog

Shout This Box





Harta Yang Berkah PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 01 September 2009 20:12
Kita sudah sering mendengar pernyataan harta yg berkah. Masalahnya, apakah
harta yg berkah (baroqah) itu sebenarnya?
Banyak definisi mengenai harta yg berkah. Jadi, penjelasan di artikel ini
sekedar melengkapi saja dari definisi-definisi yg telah ada selama ini.
Harta yg berkah adalah harta yg didapat dengan cara yg halal, yg membawa
manfaat tidak hanya bagi diri sendiri tapi juga bagi orang lain/masyarakat
sekitar.
Dengan demikian, harta yg berkah tidak dipengaruhi oleh banyak/sedikitnya
harta yg dimiliki.
Contoh harta yg berkah, kita bisa lihat dari seseorang, katakanlah pegawai
kecil. Penghasilannya mungkin pas-pasan, setara dengan UMR. Dia punya 1
istri, dan katakanlah 5 orang anak. Namun, dari penghasilannya yg (menurut
kebanyakan orang) pas-pasan, ternyata dia bisa menyekolahkan 5 anaknya
hingga lulus kuliah.
Kasus yg lebih ekstrim, aku pernah membaca cerita seorang sarjana, lulusan
S2 dari luar negeri. Saat ditelusuri latar belakangnya, ternyata ayahnya
bekerja sebagai tukang beca. Jika dipikir dengan logika manusia, berapa
sih penghasilan tukang beca? Tapi kenapa dia bisa menyekolahkan anaknya
hingga lulus kuliah?
Contoh harta yg tidak berkah juga sangatlah banyak, salah satunya artikel
ini. Contoh lainnya, kita bisa perhatikan pada pengeluaran yg kita
lakukan. Jika pengeluaran kita lebih banyak untuk membayar biaya
pengobatan, lalu ongkos kecelakaan, kerusakan, dan lain-lain, maka kita
mesti waspada, barangkali harta yg kita miliki bukanlah harta yg berkah.
Kita cek lagi, bagaimana harta itu kita peroleh. Apakah hasil menipu
orang, membuat orang sengsara, atau jika memang dirasa kehalalannya memang
sudah ok, kita cek juga. Apakah kita sudah mengeluarkan zakat? Seberapa
sering kita berinfaq? Shodaqoh? Infaq?
Bisa jadi ketidakberkahan harta kita karena masih banyak hak-hak orang
lain, terutama fakir miskin, yg masih tertahan. Akibatnya, bisa dipastikan
Allah SWT akan memaksa kita mengeluarkan harta kita untuk hal-hal yg
sebenarnya tidak perlu.
Jadi, untuk mendapatkan harta yg berkah syaratnya adalah
1. Dapatkan harta dg cara yg halal.
2. Bersihkan harta kita dari hak-hak orang lain.
Insya Allah jika 2 hal di atas sudah dipenuhi, harta yg kita dapatkan akan
menjadi harta yg berkah.
Satu hal lagi, suatu kesalahan yg sering didogmakan para ulama kepada
masyarakat kita. Dogma tersebut adalah Biar hartanya sedikit, yang penting
berkah.
Terus terang, aku menentang keras dogma tersebut! Memangnya umat Islam
tidak boleh kaya? Padahal jika harta makin banyak, serta berkah, maka
manfaatnya terhadap masyarakat luas akan semakin besar pula.
Jadi, saudaraku, cari harta sebanyak-banyaknya dan jadikan harta tersebut
harta yg berkah!
Sumber: on net.
------------------------------
----------
Semoga Bermanfaat...
Selamat Menjalankan Ibadah Puasa..
 

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List=
[*]
URL
Name *
Email (For verification & Replies)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Submit Comment
Working....
Finished
Failed